Demam Tifoid, apa itu?

  • Anda pasti sering salah menyebut demam tifoid dengan tifus. Yang benar, tifus adalah infeksi bakteri golongan Rickettsiaceae yang banyak ditularkan oleh tikus dan kutu. Awalnya, infeksi ini banyak ditemukan di Eropa Timur dan Timur Tengah.
  • Sedangkan demam tifoid, merupakan infeksi akibat bakteri Salmonella typhii, yang ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman. Penyakit ini banyak terjadi di negara berkembang yang memiliki tingkat higienis relatif rendah.
  • Dalam saluran cerna, bakteri Salmonella ini harus melewati dulu serangkaian pertahanan tubuh, seperti asam lambung dan garam empedu. Sesampainya di usus halus, bakteri ini masuk ke dalam sistem kelenjar getah bening setempat (dinamai plak peyer), lalu menyebar ke seluruh tubuh bersama aliran darah dan getah bening. Khususnya menuju hati, limpa, dan sumsum tulang, lalu berkembang biak (berkolonisasi) di organ-organ tersebut.
  • Bila diobati dengan cepat dan tepat, penyakit ini dapat sembuh sempurna. Artinya, demam tifoid tidak akan kambuh, selama Anda mengurangi kebiasaan makan di tempat yang kurang terjaga kebersihannya.
  • Apabila terlambat diobati sehingga terjadi komplikasi, harapan kesembuhan jadi kecil. Pembedahan terkadang perlu dilakukan, untuk menangani komplikasi ini.

sumber:femina.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s